Mencari Inspirasi di Ikkudo Ichi

Mencoba memecahkan kebuntuan dengan hangatnya kuah ramen…

 

Senin sore, saya dan beberapa rekan kerja sedang terjebak ditengah-tengah meeting yang cukup rumit, membahas sebuah produk ramen yang agak unik. Well, saya tidak bisa menjelaskan lebih dalam tentang produk ini karena bersifat confidential hehe… tapi yang jelas, mendadak kami mentok untuk membuat sebuah konsep kreatif.

Seorang rekan tiba-tiba nyeletuk (atau kode?) “kayaknya kita perlu makan ramen dulu nih biar feelnya dapet”. Celetukan itu kami balas dengan tawa yang penuh harapan sambil melirik-lirik ekspresi pakbos, mencoba menebak-nebak ekspresi beliau. Tiba-tiba pakbos merespon “Mau nyoba ramen?” tanpa dikomando kami semua menjawab “boleh tuh”, “boleh aja sih”, dengan memasang ekspresi seolah-olah itu merupakan solusi dari kebuntuan ide kita, padahal emang pengen diajak makan aja…

Tanpa membuang waktu, kami pun segera bergegas untuk menjemput ramen, yeay! Kami memutuskan untuk pergi ke Kota Kasablanka dengan pertimbangan jaraknya dekat dengan kantor dan ada beberapa pilihan restoran ramen disana.

Oiya, sekedar tips,  salah satu ciri restoran ramen yang otentik adalah menunya harus didominasi dengan ramen.

Hal pertama yang selalu saya lakukan ketika makan ramen adalah, mencicipi kuahnya. Bagi saya, kuah ramen adalah segalanya, jika kuahnya lezat maka bisa dipastikan sisanya sudah aman.

Ikkudo Ichi pun menjadi pilihan kami. Saya sebelumnya belum pernah mencicipi ramen disini, jadi saya cukup excited untuk mencobanya. Ikkudo Ichi di Kota Kasablanka ini terletak di lantai LG, dekat dengan Marugame Udon. Tempatnya tidak terlalu besar, tergolong kecil menurut saya. Kami bahkan harus masuk dalam waiting list karena kondisinya cukup ramai. Satu hal yang muncul dalam pikiran saya, “jika restoran dengan jumlah seat yang kecil seperti ini saja harus waiting list, harusnya makanannya enak”

Didalam menu ada beberapa pilihan ramen dengan berbagai topping, ada yang pedas, rasa kari, dan rasa miso. Saya memilih untuk memesan Tori Signature Ramen (IDR 45k), karena sepertinya menu ini merupakan ramen asli khas Ikkudo Ichi. Kita juga bisa memilih jenis ramen nya antara mie lurus atau mie keriting, saya memilih mie lurus agar tetap otentik seperti ramen pada umumnya.

20161031_172456

Tak perlu menunggu lama, ramen pesanan saya datang. Saya sengaja tidak menambahkan bumbu apapun agar cita rasanya tidak berubah dan juga menghormati racikan asli chef nya. Tampilannya cukup menarik, memenuhi kriteria ramen pada umumnya, ada telur rebus dengan kuningnya masih setengah matang, potongan rumput laut, potongan daun bawang, dan 3 slice daging ayam.

Hal pertama yang selalu saya lakuka ketika makan ramen adalah, mencicipi kuahnya. Bagi saya, kuah ramen adalah segalanya, jika kuahnya lezat maka bisa dipastikan sisanya sudah aman.

Sllurrrppp!

“Hmm! Enak!”

Begitulah first impression yang muncul ketika saya mencicipi kuah ramennya. Enak, segar, gurih, dan sedikit asin. Ramennya sendiri pun lembut, tidak menggumpal, dan yang paling penting ketika di sruput (maaf saya tidak berhasil menemukan kata lain untuk menggantikan kata ‘sruput’) tidak ada yang jatuh atau nyangkut di bibir. Potongan ayam nya memperkuat cita rasa ramennya karena bercampur dengan kuah dan kaldu yang segar. Potongan telur rebusnya pun sangat seksi karena kuningnya masih setengah matang

Jujur, saya sangat terkagum dengan ramen Ikkudo Ichi. Dengan harga IDR 45k saya bisa menikmati ramen otentik dengan rasa yang enak. Bahkan saya sampai berkeringat saat makan ramen ini, artinya kuah ramen nya segar dan panas sehingga tubuh saya merespon dengan mengeluarkan keringat.

Satu-satunya hal yang sedikit mengganggu adalah rasa asin yang sedikit berlebih, mungkin dipengaruhi oleh daging ayam yang mengeluarkan kaldu alami sehingga memberikan sedikit rasa asin.

Bagi anda yang ingin mencari ramen halal dan murah, Ikkudo Ichi menjadi rekomendasi saya. Ikkudo Ichi sama sekali tidak menyediakan menu pork, ini diperkuat oleh tulisan “no pork, no lard” dalam menunya, jadi sangat aman untuk disantap bersama.

Lalu? Dapat inspirasi?

Hmm, mungkin saya perlu satu mangkok lagi…
😛

 

 

Ikkudo Ichi
Kota Kasablanka, Lantai Lower Ground,
Jl. Casablanca Raya, Tebet, Jakarta.
Phone: (+6221) 29626155

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: